Bahasa Portfolio

Rich Brian: Dari Youtube hingga Menjadi Rapper di Amerika

richbrian

Rich Chigga isn’t me anymore.

Rich Brian
Rich Brian, rapper Indonesia yang sukses berkarier di Amerika
Rich Brian, rapper Indonesia yang sukses berkarier di Amerika
Sumber: gq.com

Rich Brian atau yang dulu dikenal dengan nama Rich Chigga merupakan anak muda Indonesia yag berbakat dan sukses berkarier di Amerika Serikat. Namanya mulai dikenal melalui situs Youtube dengan video musiknya yang berjudul “Dat $tick”. Prestasinya di dunia musik internasional tentu menjadi sorotan di Indonesia maupun dunia. Ia pun juga memiliki cerita unik dibalik kesuksesannya sebagai rapper terkenal. Yuk kita simak kisahnya bersama Kinibisa!

It’s pretty hard as an Asian rapper to not be put in a box. I do my best to avoid that.

Rich Brian

Homeschooling dan Internet 

Rich Brian saat manggung di salah satu acara di Amerika
Rich Brian saat manggung di salah satu acara di Amerika
Sumber: kxsc.org

Rich Brian yang memiliki nama asli Brian Imanuel ini lahir di Jakarta pada tanggal 3 September 1999. Ia merupakan seorang rapper, produser, dan penulis lagu yang saat ini sukses berkarier di industri musik Amerika. Sebelum ia dikenal masyarakat dunia, Brian rupanya menyimpan kisah yang tidak biasa dalam perjalanannya menjadi sosok Rich Brian seperti saat ini.

Brian tidak pernah mengikuti sekolah umum seperti anak-anak lainnya dikarenakan menurut Brian, orang tuanya tersebut sibuk dengan usaha kafe bernama ‘Ninotchka’ yang membuat mereka tak ada waktu untuk mengantarnya ke sekolah dan memutuskan untuk homeshooling. Akan tetapi, kakak perempuannya yang merupakan seorang influencer ternama di Indonesia yaitu Sonia Eryka, mengatakan bahwa Brian adalah seorang anti-sosial yang akhirnya membuatnya tidak bersekolah di sekolah umum seperti yang dilansir oleh TIME (08/10/2016).

Kegiatannya yang hanya diisi dengan tinggal di rumah dan homeschooling tersebut rupanya membuat ia merasa kesepian. Saat itulah Brian menemukan permainan rubik dan ia memutuskan untuk menggunakan laptop orang tuanya untuk mencari tahu mengenai cara memecahkan permainan rubik lewat internet. Brian yang masih berusia 11 tahun pun mulai tahu dan kenal dengan media sosial seperti Twitter dan Youtube. Tak hanya itu, Brian juga merambah dunia Vine dengan video-video lucunya tersebut. Ia pun aktif di media sosialnya tersebut dan membuat berbagai video pendek serta dark comedies. Ia bahkan sampai kecanduan dan pernah menghabiskan 13 jam waktunya hanya untuk bermain internet. Ia juga pernah membuat video parodi salah satu acara di channel TLC yang berjudul My Strange Addiction dengan berperan sebagai pecandu narkotika. 

Twitter membuat Brian menemukan teman-teman dari berbagai penjuru dunia dan hal tersebut membuatnya sadar bahwa ia perlu belajar bahasa Inggris agar bisa berkomunikasi dengan teman-temannya tersebut. Ia pun mulai belajar bahasa Inggris dengan hanya bermodalkan Youtube. Brian mengaku bahwa ia belajar bahasa Inggris secara otodidak. Ia belajar dari berbagai video di Youtube dan berlatih berbicara dengan diri sendiri untuk melatih pelafalan bahasa Inggrisnya. Usahanya tersebut akhirnya memperkenalkan Brian pada musik hiphop. Ia juga dikenalkan dengan musik ini oleh teman Amerika yang ia kenal lewat Twitter.

“Pas saya umur 11 tahun, saya cuma nontonin video-video Youtube dan pas ada waktu atau kesempatan saya bakalan latihan ngomong sendiri buat ngelancarin pronounciation. Dari situ saya nemu tentang hiphop dan berteman sama orang-orang Amerika lewat Twitter. I was like ‘Yo, I need to be in a country where everybody speaks the same language’.” Ujarnya dikutip dari  ABC Australia (18/03/2018).

Brian pun akhirnya belajar bahasa Inggris dengan mendengarkan lagu-lagu dari musisi dan rapper Amerika seperti Childish Gambino, Macklemore, dan The Creator yang secara tidak langsung membuatnya pandai dalam bahasa tersebut.

“Bahasa Inggrisku sangat kacau. Belajar bagaimana nge-rap benar-benar meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisku, karena memaksaku untuk berbicara cepat dan dulunya saya buruk dalam hal itu,” kata Brian dikutip dari Kompas (05/02/2018).

Perkenalan Brian dengan musik rap tersebut rupanya membuat dirinya tertarik dengan musik hiphop. Ia pun mulai mencari dan mendengarkan lagu-lagu dari musisi hiphop papan atas Amerika lainnya yang menjadi inspirasi Brian dalam bermusik.

“Saya udah tahu soal hiphop dari lama. Pertama kali yang bikin aku tertarik itu pas lihat video musiknya Tyga di TV. Saya tertarik dengan estetika videonya dan itu sangat unik. Lagu pertama yang pernah saya coba rap itu lagunya Macklemore yang “Thrift Shop”. Pas waktu itu masih umur 12 tahun dan saya nyoba hafalin seluruh lagunya. Abis itu mulai dengerin lagu-lagu dia yang lain dan akhirnya mulai tahu tentang Drake dan 2 Chainz. That’s how I got into it.” ungkapnya dikutip dari GQ (02/02/2018).

Bakatnya dalam musik sepertinya ia dapatkan dari keluarganya. Brian mengaku bahwa ia dan keluarganya dulu sempat membuat band yang bernama Roasted Peanuts dan mereka suka meng-cover lagu-lagu rohani Kristen. Dalam band ini, Brian yang sudah terjun ke dunia musik sedari kecil ini bertanggung jawab sebagai drummer.

“Kakak perempuan saya (Sonia Eryka) nyanyi dan abang saya main keyboard. Saya dan keluarga dulu pernah bikin band Christian bareng-bareng…like rock Christian music, upbeat, all in Indonesian dan nama bandnya itu Roasted Peanuts. Saya dulu jadi pemain drum pas umur 5 tahun sampe 10 tahun. Saya rasa dari situ saya suka musik because I love making beats and producing music but I feel like I got a lot of rhythm from there.” Kata Brian dikutip dari ABC Australia (18/03/2018).

‘Dat $tick’ dan Kesempatan Berkarier di Amerika 

Penampilan Rich Brian di video musiknya yang berjudul 'Chaos'
Rich Brian saat tampil di sebuah acara
Sumber: creativedisc.com

Brian yang dulu mempunyai cita-cita mendalami dunia sinematografi ini tidak pernah bermimpi untuk menjadi musisi. Ia bercerita bahwa ketertarikannya untuk serius berkarier di dunia musik muncul ketika ia iseng mencoba membuat lagu “Dat $tick” dan merilisnya lewat Youtube pada tanggal 22 Februari 2016. Lagu “Dat $tick” yang ia rilis di bawah nama Rich Chigga ini rupanya menjadi titik awal perubahan dalam hidup Brian. Siapa yang menyangka bahwa Brian yang saat itu masih berusia 16 tahun tersebut menjadi terkenal dimana-mana hanya dikarenakan satu video rap nya yang ia buat dengan bantuan temannya yang bernama Andy Garcia. Lagu serta video ‘Dat Stick’ menjadi viral dan hal tersebut rupanya berhasil menarik perhatian rapper Amerika.

Pada bulan Juli 2016, nama Rich Chigga semakin dikenal di luar negeri ketika para rapper Amerika, seperti Ghostface Killah, 21 Savage, dan Desiigner melakukan video reaction terhadap lagunya tersebut. Mereka mengakui bakat Brian di musik hiphop dan mereka juga kagum dengan skill rapnya.

“Waktu itu berawal dari Twitter pas lagi iseng-iseng bikin musik. Saya nggak begitu mikirin soal itu karena cita-citanya pas dulu pengen jadi sinematografer. Saya suka bikin film pendek dan rencananya mau upload video-video itu ke Twitter dan bikin fanbase disana. Satu hari saya mulai iseng-iseng bikin video musik. Pas saya bikin “Dat $tic”’ ternyata jadi terkenal dan saya ngeliat potensi disitu. I was like, I need to take a stab at this. Beberapa bulan kemudian saya mulai belajar tentang produksi musik dan nulis lagu dan dari situ saya sadar kalau saya lebih suka ini daripada jadi sinematografer.” Lanjutnya dikutip dari GQ (02/02/2018).

Keberhasilan “Dat $tick” menyadarkan Brian bahwa ia memiliki minat dan bakat yang besar di bidang musik. Ia pun akhirnya mulai menekuni musik hiphop dan belajar mengenai produksinya. Pada bulan Agustus 2016, Brian akhirnya merilis single keduanya yang berjudul “Who That Be” dan kembali mendulang sukses dengan lagunya tersebut. Antusiasme masyarakat Indonesia dan luar negeri semakin melambungkan nama Rich Chigga dan hal tersebut membuka karier Brian sebagai rapper.

Kesuksesannya yang sampai menjadi perbincangan masyarakat luar rupanya membuat salah satu label musik tertarik untuk mengajak Brian bergabung dengan mereka. Ia mendapatkan tawaran untuk masuk ke label 88rising yang berbasis di Amerika Serikat. Brian yang memang bermimpi untuk pindah dan tinggal di Amerika sejak lama ini tentu tidak melewatkan kesempatan tersebut. Awalnya ia tidak didukung oleh orang tuanya karena mereka merasa berat harus melepas si bungsu dari empat bersaudara ini negeri orang, namun melihat impian dan besarnya keinginan Brian untuk berkarier dan tinggal di Amerika akhirnya meluluhkan kedua orang tuanya dan merestui keputusannya tersebut.

Brian pun secara resmi masuk dan menjadi anggota baru 88rising dan saat ini ia berdomisili di Los Angeles, Amerika Serikat. Ia kemudian semakin aktif memproduksi lagu dan juga berkolaborasi dengan musisi internasional seperti Keith Ape di lagu “Gospel”. Lagu Brian yang berjudul “Glow Like That” juga menorehkan prestasi yang luar biasa seperti “Dat Stick”. Lagu ini sudah ia rilis dari tahun 2017 untuk menjadi single utama dari albumnya yang dirilis ditahun 2018 dan disusul dengan single kedua yang berjudul “Chaos”. Lagu-lagu tersebut semakin menaikkan namanya di kancah internasional dan Brian pun akhirnya dikenal oleh masyarakat Amerika. Ia juga melangsungkan tur konser Amerika pada bulan April 2017 yang menjadi bukti kesuksesannya tersebut.

Prestasinya dalam bermusik dan berkarier di Amerika tentu menjadi suatu kebanggaan untuk Indonesia. Ia pun mendapatkan penghargaan sebagai Breakthrough Artist of The Year di ajang penghargaan 4th Indonesian Choice Award. Ia pun juga dikenal sebagai artis Asia pertama yang berhasil menduduki posisi 1 di iTunes untuk genre hiphop.

Awal Baru Sebagai ‘Rich Brian’ 

Rich Brian saat tampil di The Late Late Show with James Corden
Rich Brian saat tampil di The Late Late Show with James Corden
Sumber: filepicker.io

Setelah merilis berbagai single yang selalu berhasil membuatnya semakin dikenal dunia. Brian pun akhirnya merilis album perdana yang sudah ditunggu-tunggu oleh penggemarnya. Pada bulan Januari 2018, Brian merilis album yang berjudul ‘Amen’ dengan lagu “See Me”. Momen dirilisnya album Brian ini rupanya disertai berita lainnya. Brian memutuskan untuk mengganti nama panggungnya dari ‘Rich Chigga’ menjadi ‘Rich Brian’ dikarenakan beberapa alasan yang ia ungkapkan lewat wawancaranya dengan berbagai media Amerika. Brian merasa nama tersebut tidak lagi merepresentasikan dirinya. Nama itu juga sempat menimbulkan kontroversi dengan penggunaan kata ‘Chigga’ yang berkaitan dengan salah satu ras.

“Rich Chigga bukan saya lagi. Berada di Amerika Serikat bikin saya sadar kalau saya ingin berubah, Saya punya tujuan tersendiri dengan musik saya. It just felt right.” ujarnya pada Billboard (02/01/2018).

Album perdananya ini menandai karier barunya sebagai Rich Brian dan saat ini ia sudah dikenal dengan nama barunya tersebut. Amen mencetak prestasi baru yang membanggakan untuk Brian dengan berhasil menduduki posisi di berbagai chart musik dunia. Brian juga mendapatkan kesempatan untuk tampil di The Late Late Show with James Corden untuk mempromosikan albumnya tersebut. Albumnya ini berisi 14 lagu termasuk lagu-lagu yang sudah ia rilis seperti “Glow Like That” dan “Chaos”. Ia juga mengajak musisi lain untuk bekerja sama dalam albumnya tersebut dengan menjadi teman duetnya di lagu “Introvert” (feat Joji), “Little Prince” (feat Niki), “Attention” (feat Offset), dan “Arizona” (feat August 08).


Prestasi Rich Brian membuktikan bahwa kesuksesan tak mengenal umur dan latar belakang Pendidikan. Brian juga menunjukkan jika kita berminat belajar sesuatu, maka taka da yang mustahil bahkan hanya dengan Youtube pun ia bisa menjadi sosok Rich Brian yang terkenal baik di Indonesia maupun di mata dunia. Kisah inspiratif dari Brian tentu mengajarkan banyak hal positif yang dapat menginspirasi generasi muda saat ini. Simak kisah tokoh inspiratif lainnya di Kinibisa!

(Artikel ini sudah tayang di website kinibisa.com pada tanggal 07 Juli 2018)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top